Perbedaan Flowmeter Liquid Control (LC) Series M, MA, MSA, dan MSAA
Nadhira Setyaningrum
Senior Instrumentation Engineer
Salah satu pertanyaan yang paling sering kami terima dari pelanggan adalah: "Apa bedanya Flowmeter LC tipe M dengan tipe MA? Atau kapan saya harus pakai tipe MSA?"
Kebingungan ini sangat wajar. Secara visual, produk Liquid Controls (LC) terlihat mirip karena semuanya menggunakan teknologi positive displacement. Namun, memilih seri yang salah bukan hanya berisiko pada akurasi pengukuran, tetapi juga fatal bagi keamanan operasional dan keawetan alat.
Sebelum masuk ke perbedaan, penting untuk memahami bahwa semua series ini (M, MA, MSA, MSAA) dibangun di atas fondasi teknologi yang sama, yaitu Tri-Rotor Positive Displacement.
- Desain Tanpa Gesekan: Tidak ada kontak logam-ke-logam (metal-to-metal contact) di dalam ruang ukur.
- Akurasi Tinggi: Menghasilkan akurasi yang berkelanjutan karena tidak ada keausan fisik pada elemen ukur.
Lalu, apa yang membedakannya? Perbedaannya terletak pada Material Housing (Casing), Rating Tekanan (Pressure), dan Peruntukan Cairan.
1. M-Series: Standar Industri untuk Bahan Bakar Minyak (BBM)

- Aplikasi Utama (Class 1 & 2): Produk minyak olahan seperti Bensin, Solar (Diesel), Minyak Tanah, Avtur (Jet-A), dan Avgas.
- Konstruksi: Menggunakan housing aluminium atau metal standar yang ringan namun kuat untuk aplikasi truk tangki.
- Tekanan Maksimum (Max Pressure): 150 PSI (10.3 BAR).
- Penggunaan Ideal:
- Truk tangki pengiriman BBM (Solar/Bensin).
- Kendaraan pengisi bahan bakar pesawat (Aviation Refuelers).
- Pengukuran pelarut (solvent) umum.
Poin Penting: Jangan gunakan M-Series untuk gas bertekanan tinggi seperti LPG, karena rating tekanannya tidak dirancang untuk itu.
2. MA-Series: Spesialis Tekanan Tinggi (LPG & Amonia)

- Aplikasi Utama (Class 10 & 12): LPG (Liquified Petroleum Gas), Propane, Butane, dan Anhydrous Ammonia (NH3).
- Tekanan Maksimum (Max Pressure): 350 PSI (24 BAR).
- Perbedaan Fisik: Seri MA memiliki konstruksi dinding housing yang lebih tebal dan kuat dibandingkan seri M untuk menahan tekanan ekstrem gas cair.
- Penggunaan Ideal:
- Truk Bobtail (Truk tangki LPG).
- Distribusi Amonia untuk pertanian.
Poin Penting: Seri MA memiliki rating tekanan tertinggi di antara seri standar LC lainnya (hingga 350 PSI).
3. MSA & MSAA Series: Si "Raksasa" untuk Bulk Plant & Terminal

Ciri khas utama dari kedua seri ini adalah bentuk fisiknya yang berupa Spherical Steel Case (Casing Baja Berbentuk Bola). Bentuk bola adalah bentuk terkuat untuk menahan tekanan tinggi dalam volume besar.
- MSA-Series
- Aplikasi: Sering digunakan untuk LPG kapasitas besar atau aplikasi bulk lainnya.
- Tekanan Maksimum: 300 PSI (20.7 BAR).
- Ukuran: Tersedia dalam ukuran 3 inci dan 4 inci.
- MSAA-Series
- Aplikasi (Class 14 & General Bulk): Sangat serbaguna untuk loading rack terminal. Mampu menangani Crude Oil (Minyak Mentah), cairan kental, aspal non-abrasif, hingga pelarut kimia.
- Tekanan Maksimum: 285 PSI (19.7 BAR).
- Ukuran: Tersedia hingga ukuran besar (3, 4, dan 6 inci) dengan kapasitas aliran hingga 1000 GPM.
Mengapa Memilih MSA/MSAA? Anda memilih seri ini jika membutuhkan ketahanan fisik baja (steel) karena alasan keamanan terminal, regulasi perpipaan, atau karakteristik cairan yang abrasif/korosif terhadap material standar.